Minggu, 13 Agustus 2017

Tingkatan Manajer dan Tugasnya

Tingkatan Manajer dan Tugasnya

Tingkatan Manajer dan Tugasnya - Apa Itu Manajer? Tingkatan, Pekerjaan, Ketrampilan Manajer - Manajer yaitu seorang yang bekerja dengan atau lewat orang yang lain lewat aktivitas mengkoordinasi beragam kegiatan pekerjaan dalam usaha untuk menjangkau maksud organisasi. Pada organisasi berstruktur tradisionil, manajer seringkali dikelompokan jadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, serta manajer lini awal (umumnya digambarkan dengan bentuk piramida, dimana jumlah karyawan semakin besar dibagian bawah dari pada di puncak). Pekerjaan paling utama manajer yaitu menkoordinasi. Dengan teoritis, manajer mesti menggerakkan peranan manajemen. Bila beberapa fungsi manajemen itu tidak digerakkan jadi orang itu tak akan dikatakan sebagai seseorang manajer. Jadi seseorang manajer memanglah bukan perkara gampang, butuh kerasanun-tahun pengalaman serta jam terbang dan bagian keilmuan yang memenuhi yang dapat jadikan ia layak dimaksud serta diangkat jadi seseorang manajer. Seseorang manajer mesti mengerti jati diri serta terutama ciri-khas dari bawahannya, umpamanya kekuatan komunikasinya, keagresifan dalam ajukan pertanyaan, kandungan emosi bawahannya, serta pengetahuan mengenai satu problem. 
http :// idemotivasibisnis. blogspot. co. id/2016/09/apa-itu-manajer-tingkatan-tugas-keterampilan-manajer. html 

Manajer perusahaan yaitu seseorang yang mempunyai tanggung jawab yang besar untuk semua sisi disuatu perusahaan atau organisasi yang di pimpinnya serta mesti memiliki pikiran yang luas. 

Tingkatan Manajer : 
Manejemen lini awal (first line management). 
Manajer lini awal adalah tinggatan terendah, seringkali di kenal dengan manajer operasional. Tugasnya seperti memimpin serta mengawasi pegaawai non-manajerial yang derlibat dalam sistem produksi. Umumnya mereka seringkali dimaksud supervisor, manajer ruang, manajer shift, manajer department, manajer kantor atau mandor. 

Manajer tingkat menengah (middle management). 
Manajer tingkat menengah ini ada di antara manajer lini awal (first line management) serta manajer puncak (top management), tugasnya jadi penghubung antar keduanya. Mengenai jabatan yang termasuk juga dalam manajer tingkat menengah ini salah satunya seperti manajer project, manajer pabrik, manajer divisi atau kepala sisi. 

Manajer puncak (top management). 
Manajer puncak bertugas untuk berencana aktivitas ataupun kiat organisasi atau perusahaan pada umumnya serta mengarahkan jalannya organisasi maupun perusahaan. Manajer puncak ini di kenal dengan instilah executive officer, contoh dari manajer puncak seperti Chief Executive Officer (CEO), Chief Financial Officer (CFO) serta Chief Information Officer (CIO). 

Menurut Malayu S. Hasibuan beberapa pekerjaan manajer yaitu : 
Managerial cycle atau siklus pengambilan ketentuan, buat gagasan, membuat organisasi, pengarahan organisasi, pengendalian, penilaian serta pelaporan. 
Berikan motivasi, berarti seseorang manajer mesti bisa mendorong beberapa bawahannyauntuk bekerja keras serta membina beberapa bawahan dengan baik serta serasi. 
Manajer mesti berupaya penuhi keperluan beberapa bawahannya. 
Manajer mesti bisa membuat keadaan yang juga akan menolong bawahannya memperoleh kenikmatan dalam pekerjaanya. 
Manajer mesti berupaya supaya beberapa bawahannya bersedia menanggung tanggung jawab. 
Manajer harusmembina bawahannya supaya bisa bekerja dengan efisien serta efektif. 
Manajer mesti mengatur beberapa fungsi fundamental manajemen dengan baik. 
Manajer mesti mewakili serta membina hubungan yang serasi dengan pihak luar. 

Ketrampilan manajer 
Robert L. Katz pada th. 1970-an menyampaikan kalau tiap-tiap manajer memerlukan minimum tiga ketrampilan basic. Ke-3 ketrampilan itu yaitu : 

Ketrampilan rencanatual (conceptional skill) 
Manajer tingkat atas (top manager) mesti mempunyai ketrampilan untuk buat rencana, inspirasi, serta ide untuk perkembangan organisasi. Ide atau inspirasi dan rencana itu lalu sebaiknya di uraikan jadi satu gagasan aktivitas untuk wujudkan ide atau rencananya itu. Sistem penjabaran inspirasi jadi satu gagasan kerja yang kongkret itu umumnya dikatakan sebagai sistem rencana atau rencana. Oleh karenanya, ketrampilan rencanasional juga meruipakan ketrampilan untuk buat gagasan kerja. 

Ketrampilan terkait dengan orang yang lain (humanity skill) 
Terkecuali kekuatan rencanasional, manajer juga butuh diperlengkapi dengan ketrampilan berkomunikasi atau ketrampilan terkait dengan orang yang lain, yang dimaksud juga ketrampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif mesti senantiasa di ciptakan oleh manajer pada bawahan yang di pimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, serta kebapakan juga akan buat karyawan terasa dihargai serta lalu mereka juga akan berlaku terbuka pada atasan. Ketrampilan berkomunikasi dibutuhkan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, ataupun bawah. 


Ketrampilan tehnis (technical skill) 
Ketrampilan ini biasanya adalah bekal untuk manajer pada tingkat yang lebih rendah. Ketrampilan tehnis ini adalah kekuatan untuk menggerakkan satu pekerjaan spesifik, umpamanya memakai program computer, melakukan perbaikan mesin, buat kursi, akuntansi dan sebagainya. 


10 Ketrampilan Manajer 
Conceptual skill 
Kognitif, pikiran yang dibuat berdasar pada ilmu dan pengetahuan lewat sistem evaluasi (intelegensia) yang dapat mentransormasi inspirasi jadi fakta. Merumuskan Basis baik Visi, Misi serta Programnya. Kekuatan merumuskan, mengkaji, mendiagnosis, mengambil keputusan serta pilih aksi paling baik untuk kebutuhan Perusahaan. 
Human Skill 
Kekuatan kemanusiaan, maknanya yaitu kekuatan yang dilahirkan dari suatu hal hubungan, baik individu ataupun satu grup yang di pimpin hingga pemimpin tidak berasumsi dianya lahir sendiri namun dia keluar dari komune sosial yang pada gilirannya mempersatukan nilai – nilai yang dia punyai pada ranah sosial yang dipunyainya karna pemimpin ada ditengah – tengah komune sosialnya, yang senantiasa terkait, berhubungan hingga pemimpin mesti dapat mengetahui beberapa anggotanya 
Diagnostik skill 
Kekuatan untuk mendiagnosa, lakukan investigasi, identifikasi, serta mengambil keputusan untuk di implementasikan jadi usaha pemecahan problem yang di hadapi 
Political skill 
Kekuatan untuk memperkuat kekuasaannya. Kekuasaan ini dikuatkan untuk kebutuhan organisasi, kekuasaan itu membuat dengan prasyarat tanggung jawab, wewenang, serta kepemimpinan oleh karenanya inti political skill yaitu mentransformasikan kepemiminan lewat proses kekuatan serta tanggung jawab dari keharusan seseorang pemimpin. 

Decision making skill 
Ketrampilan memutuskan dengan bagian : 
Problem investigasi Identifikasi Formulasi Legitimasi 

Technical skill 
Ketrampilan tehnis lahir dari psikomotorik serta dorongan emosional, hasrat untuk jadi trampil & pakar hingga apa yang dipikirkan, aksi membawa hasil karya, lahir dari kursus, pelatihan, rutinitas & kebudayaan kerja. 

Time manajemen skill 
Mengatur saat, meletakkan program serta aksi sesuai sama saat yang pas. 
Managerial skills (entrepreneurial) 
yakni kekuatan untuk mempergunakan peluang dengan efisien dan kecakapan untuk memimpin usaha-usaha yang perlu. 

Techological skills 
yakni ketrampilan spesial yang berbentuk ekonomis tehnis yang dibutuhkan pada proses pekerjaan ekonomis. 

Organisational skills 
yakni kecerdasan untuk mengatur beragam usaha. 
Dalam sebenarnya tidak tiap-tiap pemimpin mesti mempunyai semua kekuatan dengan tingkat intensitas yang sama 

kegiatan manajer


Ketrampilan Basic Menurut Ricky W. Griffin 
Ketrampilan manajemen waktu 
Adalah ketrampilan yang mengacu pada kekuatan seseorang manajer untuk memakai saat yang dipunyainya dengan bijaksana. Griffin memajukan contoh masalah Lew Frankfort dari Coach. Pada th. 2004, jadi manajer, Frankfort digaji $2. 000. 000 per th.. Bila diibaratkan kalau ia bekerja sepanjang 50 jam per minggu dengan saat cuti 2 minggu, jadi upah Frankfort tiap-tiap jamnya yaitu $800 /jam—sekitar $13 per menit. Dari sana bisa kita saksikan kalau tiap-tiap menit yang terbuang juga akan begitu merugikan perusahaan. Umumnya manajer, sudah pasti, mempunyai upah yang tambah lebih kecil dari Frankfort. Akan tetapi, saat yang mereka punyai tetaplah adalah aset bernilai, serta menyianyiakannya bermakna membuang-buang uang serta kurangi produktivitas perusahaan. 

Ketrampilan buat keputusan 
Adalah kekuatan untuk mendeskripsikan problem serta memastikan langkah paling baik dalam memecahkannya. Kekuatan buat ketentuan yaitu yang paling penting untuk seseorang manajer, terlebih untuk grup manajer atas (top manager). Griffin memajukan tiga langkah dalam pembuatan ketentuan. Awal, seseorang manajer mesti mendeskripsikan problem serta mencari beragam alternatif yang bisa di ambil untuk merampungkannya. Ke-2, manajer mesti mengevaluasi tiap-tiap alternatif yang ada serta pilih satu alternatif yang dipandang terbaik. Serta paling akhir, manajer mesti mengimplementasikan alternatif yang sudah ia tentukan dan mengawasi serta mengevaluasinya supaya tetaplah ada di jalur yang benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar